Perkembangan Usaha Balerejo Kita

Jika kamu termasuk yang bertanya-tanya bagaimana perkembangan usaha di tanah leluhur, Balerejo Kita, simak laporan dari Ki Hadi Baroto, Wakil Ketua bidang Pertanian dari Yayasan Raden Mangundihardjo berikut ini.

Dear All,

Dalam menghadapi rapat yad, dalam tulisan ini saya hendak menjelaskan beberapa hal yang sering ditanyakan oleh para sedulur.

1. Usaha benih

PengepakanBenih RKM

Mengapa kita memilih usaha benih ?

Usaha ini telah dijalankan sejak th 1980 an dan memberi keuntungan paling memadai dibanding dijual gabah konsumsi ataupun dijadikan beras. Dahulu kita hanya menunggu petani datang untuk beli langsung ke dalem kulon. Tetapi jumlahnya terbatas. Kemudian ada pembeli cukup besar tetapi dengan sistim ijon. Karena pendapatan dari ini masih belum memuaskan, maka diusahakan melakukan kegiatan penjualan aktif dengan menawarkan ke kios kios atau toko toko pertanian. Kegiatan terakhir ini yang menghasilkan keuntungan memadai, meskipun persaingan cukup ketat, terutama dari perusahaan negara seperti PT Sang Hyang Sri dan PT Pertani.

2. Proses Pembenihan

ProduksiProduksiproduksi_12_resize

Sebagai pengusaha penangkar benih, RKM membeli benih dasar (Foundation Seed : FS) dari Balai balai benih Pemerintah terdekat, atau kalau FS di tempat itu sudah habis biasanya kita cari ke broker broker yang harganya lebih mahal.

FS ini kita tanam menjadi benih SS (Stock Seed=Benih Bina). Dalam penanamannya kita dipantau terus oleh BPSB (Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih). Setelah panen dan kalau lulus uji benihnya, kita mendapat label sertifikasi benih SS.

Label ini berlaku 6 bulan. Bila setelah 6 bulan belum laku dijual, label bisa diperpanjang 3 bulan tetapi melalui uji daya tumbuh benih dahulu. Kalau lulus, kita bisa gunakan label tsb. Setelah 3 bulan  tetap belum terjual, maka sertifikasi menjadi kadaluwarsa, kemungkinan besar benih sudah menurun daya tumbuhnya. Solusinya benih2 tsb dijual sebagai gabah konsumsi atau diberaskan.

3. Kenapa Sesekali Benih Tidak Laku ?

Kejadian th 2013, serangan wereng sangat berat menimpa hampir seluruh tanaman padi di P Jawa. Dan sampai hari ini, masih banyak serangan tsb di beberapa daerah. Akibat dari ini, banyak tanaman padi tidak panen atau hasilnya rendah. Ini mengakibatkan pendapatan petani merosot, sehiingga mereka sangat memilih varietas benih atau beralih ambil benih tanamannya sendiri dengan resiko hasil rendah.

Tahun 2012 benih Logawa sangat dicari petani, sehingga Penangkar-penangkar termasuk RKM segera tanam untuk benih Logawa cukup banyak. Tetapi MK 1 th 2013 serangan wereng sangat berat terutama menyerang varietas Logawa. Karena itulah Var. Logawa tidak laku pada tahun 2014, termasuk yang dimiliki RKM, sehingga sekitar 17 ton benih ini sertifikasinya kadaluwarsa. Satu satunya solusi agar tidak rugi, benih kadaluwarsa ini dijual sebagai gabah konsumsi. Kelemahan var. Logawa diluar dugaan kami, karena claim Balai Penelitian Sukamandi, benih ini tahan wereng.

4. Upaya Perbaiki Arus Kas 2014

Dalam waktu yang sangat pendek ini yaitu mendekati Musim Tanam MP sekitar bulan November Desember, kami berusaha maksimum menjualkan benih, baik yang perpanjangan maupun yang baru, sebanyak mungkin. Ditambah harapan dari panen jagung kerjasama dengan Pioneer, mudah mudahan arus kas Yayasan bisa positf kembali.

5. Upaya Jangka Panjang

produksi_10_resizeproduksi_09_resizePenjemuran

Sebagaimana mulai sering dibicarakan para pakar dan pemerhati pertanian, sekarang mulai banyak cara cara bertani yang banyak menggunakan pupuk organik maupun bahan bahan anti hama hayati. Nah, seperti yang sudah kita rapatkan, kita akan menuju kesana..semoga lancar.

Demikian beberapa penjelasan saya. Semoga bermanfaat.

Sampai jumpa,

Otty (Ki Hadi Baroto – Wakil Ketua Bid. Pertanian)

1 tanggapan pada “Perkembangan Usaha Balerejo Kita”

Tinggalkan Balasan