Memulai Awal Baru

Tidak terasa sudah sampai tahun 2020, sekitar 9 tahun sejak website balerejokita.or.id ini diluncurkan, dan hanya tinggal 2 tahun lagi menuju 1 abad keluarga Mangoendihardjo mengemban amanat mengelola tanah di Balerejo.

Memang tidak banyak konten yang ditayangkan, maklum tidak banyak ditengok dan tidak aktif mencari konten. Tetapi semoga masih dapat memberikan manfaatnya kepada para pembaca dan kami dapat memberikan informasi lebih baik lagi ke depannya.

Di masa pandemik COVID-19 di Indonesia, alhamdulillah dan semoga tetap dilindungi Allah azza wa jalla, wilayah Balerejo Kita hingga tulisan ini dibuat berada dalam kategori hijau atau kategori aman.

Permasalahan yang terjadi mungkin terkait dengan makin sedikitnya tamu ke tanah balerejo kita, hampir menyisakan asem balerejo dan menurunnya angka penjualan benih dibandingkan tahun-tahun sebelumnya ketika negara api belum menyerang, eh pandemik belum terjadi.

Pendopo dan pekarangan

Kebetulan kami memesan beberapa kilo asem balerejo untuk kami konsumsi dan bagikan ke sanak saudara dan kawan-kawan di Jakarta. Asem balerejo kita yang dikirim sangat berkualitas dan sudah bersih dari biji dan kotoran, tinggal direbus dengan air secukupnya untuk mendapat kesegarannya. Memang tidak sama persis dibandingkan meminumnya di balerejo kita, namun cukup baik mengobati kangennya.

Benih padi yang merupakan produk unggulan tanah Balerejokita atau RKM saat ini masih cukup banyak tersisa. Beberapa stok benih yang terdata hingga agustus ini dan memiliki batas umur (kualitas) hingga akhir tahun di antaranya varietas-varietas Sunggal sebanyak 18 ton, Ciherang 14 ton, IR64 5 ton dan Inpari-32 sebanyak 2 ton.

Benih Pokok Varietas Ciherang kualitas SS Super hasil balerejokita / RKM

Permasalahan air juga masih tetap jadi isu di tanah balerejokita. Tetapi ada harapan mendapatkan solusinya seiring dengan pembangunan di waduk Bendo. Om Otty mengabarkan, “…yaitu akan selesainya pembangunan bendungan Bendo, yang terletak do desa Ngindeng kc Sawoo, kab Ponorogo yg luasnya 221,32 ha, yg pembangunannya dimulai di th 2013. Dan diharapkan mulai diisi air di akhir th 2020, krn skrng sdh capai 80%. Bendungan ini dibangun di sktr bukit Bayangkaki (724 m dpl). Kapasitas bendungan 43,11jt m3. Akan bisa airi sawah2 di kb Madiun dan Ponorogo seluas 7800 ha. Dan akan menyediakan sumber air baku utk masyarakat dan industri berkapasitas 790 lt/dtk (418 lt/dtk utk Madiun dan 372 lt/dt utk Ponorogo.”

Kalau Indonesia bahkan dunia sedang sibuk menghadapi masa penuh kekhawatiran akibat COVID-19, Balerejo Kita juga ikut merasakan meskipun bukan dampak langsung penyebaran virus di tanah ini. Masa pandemik yang menjauhkan sosial namun mendekatkan dengan dunia maya akan kita songsong dengan semangat baru. Buat kalian yang ingin mendengar kabar lebih lanjut dari tanah Balerejo Kita, bisa mulai memfollow akun Instagram balerejokita.

Terima kasih sudah membaca, kami doakan keselamatan dan kesuksesan.

Tinggalkan Balasan