Hasil Tani – Bloom Kol

Mulai merekah tanaman kembang kol di tanah balerejo. Cuaca panas tanpa hujan beberapa waktu ini tidak mencegah mekar dan melebarnya dedaunan hijau dan kembang kol yang warnanya cerah ini.

Meskipun tanah balerejo termasuk dataran rendah, kembang kol yang biasanya membutuhkan permukaan tinggi dan sejuk ini mampu bertahan. Varietas bloom kol ini memang dipilih dari bibit yang tahan di dataran rendah dengan media tanam arang sekam limbah proses pembersihan benih. Penggunaan media tanam ini didasarkan kepada penelitian untuk menghasilkan tanaman yang lebih tinggi dari Balai Penelitian Tanaman Sayur dengan sedikit modifikasi.

Hasil pantauan di daerah Sendang, untuk hamparan padi juga nampak tidak ada masalah.

Selain padi dan kembang kol, terdapat juga bambusa oldhamii dari Taiwan di antara hamparan ladang padi. Semoga saja bisa menghasilkan rebung unggulan yang nantinya bisa dipasok ke hotel dan restoran lokal.

(laporan pandangan mata dari Ki Hadi Baroto, wakil ketua YRM bidang Pertanian)

1 tanggapan pada “Hasil Tani – Bloom Kol”

  1. Maaf, saya salah mengingat nama bambunya. Yang betul oldhamii, nama latinnya Bambusa oldhamii. Keterangan di Wikipedia: “In Taiwan and China, the young shoots of Bambusa oldhamii are highly sought after due to their crisp texture and sweet taste”. Maturnuwun (Otty).

Tinggalkan Balasan